Senin, 29 Maret 2010

"BRUNCH" ??? a new life style !

BRUNCH adalah istilah baru yang merupakan singkatan dari "Breakfast, dan Lunch".

Istilah brunch tercipta lebih dari seratus tahun yang lalu lewat tulisan Guy Beringer yang berjudul Brunch: A Plea, yang dimuat dalam tabloid mingguan di Inggris, Hunter's Weekly, pada 1896.

Brunch juga dikenal dengan sebutan late morning breakfast atau early afternoon meal. Kegiatan santap itu biasanya dilangsungkan mulai pukul 11.00 hingga 15.00.

Kegiatan brunch populer di Inggris pada 1890-an sebagai akibat kebiasaan rakyat Inggris berkumpul bersama keluarga di akhir pekan untuk berburu. Dalam pesta tersebut, disajikan makanan kecil untuk para pemburu sebelum berangkat berburu. Sedangkan di Amerika, brunch baru mulai dikenal sekitar 1930-an.

Kegiatan brunch di luar negeri biasanya dilakukan ketika ada acara tertentu. Misalnya, saat pernikahan, hari Valentine, atau Hari Ibu, yang disebut sebagai brunch party.

Bila di Amerika Serikat, brunch dikenal sebagai tradisi, namun di Indonesia, brunch lebih cocok disebut sebagai gaya hidup. Akhir-akhir ini, brunch menjadi tren di negara kita ini. Coba saja intip di restoran atau hotel berbintang yang tersebar di kota ini, pasti tidak sulit menemukan seseorang atau sekelompok orang yang duduk bersantap brunch bersama teman atau keluarga.

Di Indonesia, kebiasaan santap brunch biasa dilakukan pada Minggu siang. Mungkin hal ini dikarena brunch adalah salah satu cara yang menyenangkan untuk bersosialisasi di akhir pekan. Setelah Senin-Jumat disibukan dengan pekerjaan yang menyita waktu dan tenaga. Apapun alasannya, memilih tempat untuk menikmati Sunday Brunch yang terbaik adalah menjadi satu alternatif penting di mana Anda bisa memanjakan diri Anda bersama keluarga.

Bagi anak2 kos juga, atau bagi orang perantau, brunch sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari. Makan 2X sehari, yaitu di siang hari tanpa sarapan, dan di malam hari yaitu dinner. untuk makan di siang hari itu, terkadang ane dan teman2 yg senasib dengan ane menyebut itu sarapan skaligus makan siang. nah.. istilah ini lah yang disebut dengan brunch.

kini di rumah-rumah makan dan restoran sudah banyak kita temukan menu-menu Brunch, termasuk di restoran-restoran di Indonesia tercinta.
di Jakarta contohnya, juragan bisa nemuin Brunch menu di

1. Asuka Japanese Restaurant
2. Satoo
3. Prime Steak House
4. Bread n' Breakfast
5. dan tempat2 lainnya..

Minggu, 14 Maret 2010

Persib Bandung di 77 Tahun


77 Tahun genap sudah Persib Bandung hadir di tengah-tengah masyarakat Pasundan dan Indonesia. Berbagai prestasi nasional dan internasional telah diraih. Ada suka menghasilkan tawa, ada juga sedih menghasilkan air mata. Di bawah ini saya hadirkan tanggal-tanggal penting tim Persib Bandung dari jaman sebelum kemerdekaan, sampai menjadi tim profesional di musim ini.

14 Maret 1933 Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB) sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Bandung (Persib). Anwar St. Pamoentjak tercatat sebagai Ketua Umum pertama.
1934 Runner Up Perserikatan di bawah VIJ Jakarta
1936 Runner Up Perserikatan di bawah Persis Solo
1937 Juara Perserikatan
1939 Juara 3 Perserikatan di bawah Persis Solo dan PSIM
1939 Juara 3 Perserikatan di bawah Persis Solo dan Persebaya
Mei 1952 Persahabatan menghadapi Aryan Gymkhana (India)
1952 Juara 3 Perserikatan di bawah Persebaya dan Persija
6 September 1959 Runner up Perserikatan di bawah PSM
31 Juni 1961 Juara Perserikatan
Juli 1963 Juara Turnamen Kongres Istimewa PSSI
Januari 1964 dikalahkan Tim Nasional Jerman Timur 0-2
29 Oktober 1964 dikalahkan Tim Nasional Jerman Timur 1-7
21 Januari 1973 Juara Piala Bank Bumi Daya
24 April 1973 Juara 4 turnamen Marah Halim Cup '73
9 Maret 1975 persahabatan mengalahkan Tutang (Taiwan) 8-0
14 Oktober 1976 kalah dari Sao Paulo (Brazil) 0-4
18 Desember 1976 mengalahkan Brno (Cheko) 2-1
27 Juni 1977 persahabatan mengalahkan timnas U-21 Italia 3-1
1978 menahan imbang tim nasional Korea Selatan 0-0
11 Juli 1978 Persahabatan mengalahkan Selangor FA 3-1
12 April 1979 Juara Piala bandung Urang
9 Agustus 1981 persahabatan denganMuenchen University 1-1
26 Agustus 1981 menahan tim nasional Korea Selatan 0-0
23 September 1982 Juara Piala Galunggung
29 Desember 1983 dikalahkan Freiburg (Jerman) 0-5
25 November 1982 dikalahkan DNEPR (Uni Soviet) 0-2
10 November 1983 Runner Up Perserikatan di bawah PSMS
5 Februari 1985 dikalahkan Torpedo Kutaisi (Uni Soviet) 1-3
23 februari 1985 Runner Up Perserikatan di bawah PSMS
23 Oktober 1985 Runner up Piala Tugu Muda VII dikalahkan Rajpracha (Thailand) 0-2
11 Maret 1986 Juara Perserikatan mengalahkan Perseman Manokwari 1-0
27 Juli 1986 Juara Piala Sultan Hassanal Bolkiah di Brunei
19 Oktober 1986 menghadapi FC IQ (Belanda) menang 4-0
1987 Juara 3 Perserikatan di bawah PSIS dan Persebaya
11 Juni 1987 menghadapi PSV Eindhoven (Belanda) 0-6
13 Juli 1987 menghadapi Hallelujah (korsel) kalah 0-1
14 Juli 1987 menghadapi Juventus (Brazil) menang 2-1
5 Juni 1988 menghadapi KNVB (Belanda) kalah 0-1
9 Juli 1989 Juara 4 Marah Halim Cup
11 Maret 1990 Juara Perserikatan mengalahkan Persebaya 2-0
14 September 1990 Juara Piala Jawa Pos II/1990
1992 Juara 4 Perserikatan di bawah PSM, PSMS, dan Persebaya
17 April 1994 Juara Perserikatan mengalahkan PSM 2-0
4 Juni 1994 menghadapi AC Milan (Italia), kalah 0-8
30 Juli 1995 Juara Liga Indonesia
November 1995 Perempat Final Liga Champion Asia
6 Desember 2006 mengalahkan Selangor FA 3-1
28 Januari 2007 menghadapi Ulsan Hyundai (Korea Selatan) 2-2
2009 Juara 3 Liga Super Indonesia

Catatan ini hanya berisi sebagian kecil perjalanan 77 tahun Persib Bandung.  Mungkin masih banyak catatan sejarah tim Maung Bandung yang belum terungkap. Jika ada kesalahan, silahkan dikomentari di bawah.

SELAMAT ULANG TAHUN KE-77 UNTUK PERSIB BANDUNG
SEMOGA JAYA SELALU DAN MERAIH PRESTASI YANG LEBIH TINGGI

Sumber tulisan:
Simamaung.com
PikiranRakyat
Galamedia
novanmediaresearch.wordpress.com
bukupersib.wordpress.com
rsssf.com



Rabu, 10 Maret 2010

Biografi Kakek Saya .

Aktor Film

Rachmat Hidayat







Ia merupakan salah seorang pemain film yang mengandalkan bakat alam, tanpa dibekali pengetahuan akting secara akademis, karena pendidikan sekolah rakyat pun tidak di tamatkannya. Aktor film kelahiran Bandung, Jawa Barat, 1 Juli 1933 ini, pada mulanya tidak berniat menjadi aktor, tapi entah mengapa hatinya luluh ketika diajak oleh Masito Sitorus menemui Usmar Ismail untuk bermain dalam film Toha Pahlawan Bandung Selatan (1961).



Sejak itulah Rachmat sering di ajak main film oleh sutradara Usmar Ismail, antara lain dalam film, Anak Perawan Di Sarang Penjamun (1962, yang di angkat dari roman Sutan Takdir Alisjahbana), Anak-Anak Revolusi (1964), Liburan Seniman (1965), The Big Village dan Ananda (keduanya tahun 1970).



Tahun 1964, ia memerankan Wolter Robert Monginsidi dalam film Teror di Sulawesi Selatan yang disutradarai oleh Bambang Hermanto. Tahun 1978, menokohkan penjahat yang pernah beroperasi di daerah Jawa Barat pada tahun 1970-an dalam film Mat Peci. Tahun 1982, Rahmat memerankan Dubes Indonesia di Thailand dalam film Peristiwa Don Muang yang pengarapannya tidak sampai selesai.



Telah banyak prestasi yang diperoleh Rachmat Hidayat, antara lain, Aktor terbaik (1970) lewat film The Big Village, Aktor Harapan I (1971) lewat film Sanrego, Aktor Harapan II (1972) lewat Akhir Cinta di Atas Bukit, ketiga-tiganya menurut pilihan PWI Jaya.



Untuk pertama kali ia memperoleh piala Citra ditahun 1977 sebagai Aktor Pendukung Terbaik dalam film Apa Salahku. Puncak prestasi dialaminya ketika ia menerima Citra sebagai Aktor Utama Terbaik dalam film Pacar Ketinggalan Kereta (1989), Arahan Teguh Karya. Dua tahun kemudian kembali merebut piala Citra sebagai Aktor Pendukung Terbaik karena perannya sebagai Obing dalam film Boss Carmad (FFI 1991). Ia juga masuk nominasi FFI dalam November 1828 (FFI 1979), Tali Merah Perkawinan (FFI 1982), Titian Serambut Dibelah Tujuh (FFI 1983) dan Potret (FFI 1991).



Selain terlibat sebagai aktor, Rachmat Hidayat, peraih Penghargaan Kesetian Profesi Dewan Fi;m Nasional tahun 1991 ini, ia juga sudah berkali-kali di belakang kamera sebagai asisten unit dalam film Ananda dan film Dunia Belum Kiamat (1971), juga sebagai Produser dalam film Tikungan Maut (1965) Dalam berorganisasi ia juga pernah menjabat Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Cabang Bandung dan pernah di calonkan sebagai ketua PARFI Pusat.



(Berbagai Sumber)


Nama :

Rachmat Hidayat



Lahir :

Bandung, Jawa Barat,

1 Juli 1933



Pendidikan :

Sekolah Rakyat

(tidak selesai)



Penghargaan :

Aktor terbaik PWI Jaya dalam film Big Village (1970),
Aktor Harapan I PWI Jaya dalam film Sanrego (1971),

Aktor Harapan II PWI Jaya dalam film Akhir Cinta di Atas Bukit (1972),

Piala Citra sebagai Aktor Pendukung Terbaik dalam film Apa Salahku (1977),

Piala Citra sebagai Aktor Utama Terbaik dalam film Pacar Ketinggalan Kereta

(1989)

Piala Citra sebagai Aktor Pendukung Terbaik dalam film Boss Carmad (FFI 1991),

Penghargaan Kesetian Profesi dari Dewan Film Nasional (1991)



Filmografi :

Toha Pahlawan Bandung Selatan (1961),

Anak Perawan Di Sarang Penjamun (1962),

Teror di Sulawesi Selatan (1964),

Semusim Lalu (1964),

Liburan Seniman (1965),

Tikungan Maut (1966),

Gadis Kerudung Merah (1967),

Ja Mualim (1968),

Big Village (1970),

Ananda (1970),

Lewat Tengah Malam (1971),

Si Mamad (1972),

Ayah (1973),

Mei Lan Aku Cinta Padamu (1974),

Si Kabayan Apa Salahku (1976),

Badai Pasti Berlalu (1977),

November 1828 (1978),

Anak-anak Buangan (1979),

Kembang Semusim (1980),

Tali Merah Perkawinan (1981),

Gadis Marathon (1981),

Titian Serambut Dibelah Tujuh (1982),

Gepeng Bayar Kontan (1983),

Kenikmatan (1984),

Arie Hanggara (1985),

Kasmaran (1987),

Omong Besar (1988),

Pacar Ketinggalan Kereta (1989),

Oom Pasikom (1990),

Potret (1991),

Boss Carmad (1991),

Si Kabayan Saba Metropolitan (1992),

Si Kabayan Mencari Jodoh

(1994)



Sinetron :

Saling Silang (1994),

Sahabat Pilihan,

Pondok Pak Jon,

(I-III, 1993-1995)

Halimun

Selasa, 09 Maret 2010

Resensi : The Hurt Locker


Resensi Film - Seperti diketahui, film The Hurt Locker berjaya di ajang Piala Oscar 2010. Film arahan sutradara Kathryn Bigelow itu meraih enam penghargaan. Bagaimana sinopsisnya?

Jalan-jalan ke Irak yuk ! Gile LU ! Hahaha mungkin itu yang bakal temen2 bilang klo ada seseorang yang iseng mengajak anda. Tapi tidak bagi tentara Amerika & Sekutu yang memang dalam tugas negara harus berada disana.

Film The Hurt Locker adalah sebuah film perang / war thriller yang dirilis tahun 2008, namun baru beredar secara komersil tahun 2009 ini di sebagian tempat di dunia, termasuk Amerika dan Indonesia.

Film Perang ? Boring gung, dah gak jamannya !

Memang , :) tapi tidak untuk yang satu ini. The Hurt locker unik, menegangkan, dan memiliki bagian drama yang cukup menyentuh hati. Dengan gaya pengambilan gambar layaknya film dokumenter, makin menambah keunikan Film The Hurt Locker !

Pemeran : Jeremy Renner, Anthony Mackie, Bryan Geraghty, Evangeline Lilly, David Morse, Ralph Fiennes, Guy Pearce

Sutradara : Kathryn Bigelow

Film ini bercerita tentang sebuah grup kecil penjinak bom Angkatan Darat Amerika (U.S.ARMY) ketika bertugas di Irak tahun 2004. Sersan William James (Jeremy Renner), Sersan J.T. Sanborn (Anthony Mackie) dan Specialis Owen Eldridge (Brian Geraghty) dari Bravo Company ditugaskan menjinakkan bom2 bikinan rumahan atau rakitan dalam tugas kesehariannya.

Bukan tugas yang susah namun menjadi sangat susah akibat medan yang sangat asing bagi mereka, warga yang mencurigai setiap kehadiran pasukan amerika, serta ketidak jelasan jenis bom yang akan dijinakkan.


Sersan James adalah anak baru di team Bravo setelah menggantikan pendahulunya yang meninggal terkena ledakan bom. Sersan James (fokus utama cerita ini) adalah seorang yang cuek, terkadang terlalu blak-blakan dan terkesan selonongan dalam mengerjakan tugas, namun karena pengalaman yang sudah sangat banyak, sersan James bisa menjinakkan semua bom yang ditemukan dengan sempurna tanpa cela .. :twisted:

Sersan Sanborn bertugas sebagai kepala suku , terkesan sebagi pemimpin yang disiplin , selalu mengikuti peraturan dan tegas dalam menjalankan tugasnya. Di awal2 film kita akan menyaksikan betapa kepribadian Sanborn tidak cocok dengan James.

Beberapa adegan dalam menjinakkan bom, terjebak di padang pasir dengan bidikan sniper musuh ditata dengan apik sehingga dijamin membawa ketegangan tersendiri ! 8O Nama2 besar seperti Guy Pearce (The Green Mile) , Ralph Fiennes (aktor besar Inggris) dan Evangeline Lilly (Lost) justru hanya tampil sebagai pemain pembatu (Cameo) di film ini ! sungguh terlalu hehehe …

Kathryn Bigelow sebagai sutradara, pernah menyutradarai film bagus Point Break. mengajak kita langsung berada di tengah2 aksi. Tanpa Basa-basi kepanjangan , tanpa terlalu banyak intro dan obrolan. Semua disajikan langsung, tepat sasaran , tanpa menghilangkan karakter pemain , esensi dan alur cerita. Pengambilan gambar yang sangat apik, efek slow motion yang digunakan untuk mencerminkan ledakan bom ditata dengan begitu baik sehingga film ini terasa sangat ‘besar’ skala nya, walau hanya berkutat kepada kisah 3 serangkai Bravo team.

Film ini tentunya bersifat hiburan semata, kita tidak akan pernah tahu bagaimana kejadian sebenarnya di Irak sana, bisa jadi lebih menegangkan dari yang digambarkan.

Mengapa Kita Harus Belajar Bahasa Indonesia ???

BAHASA merupakan sebuah komunikasi antara seseorang dengan orang lain sehingga membentuk sebuah interaksi melahirkan pemahaman antara keduanya. Bahasa juga dapat diibarat sebuah remote control yang dapat menyetel manusia tertawa, sedih, menangis lunglai, semangat dan sebagainya. Bahasa juga dapat digunakan untuk memasukkan gagasan-gagasan ke dalam pikiran manusia.

Mengapa saya harus belajar bahasa Indonesia ?
Alasannya adalah, saya tahu betapa pentingnya sebuah bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi yang dipakai di Indonesia. Pertanyaannya sekarang apakah bahasa Indonesia saya sudah baik dan benar? Tentu saya masih ragu untuk menjawabnya.
Kita sebagai warga Negara Indonesia pasti sadar diri, betapa banyaknya ragam bahasa di Indonesia. Lain daerah lain bahasa, orang Sumatera memiliki bahasa sendiri, orang Jawa memiliki bahasa sendiri, orang Kalimantan memiliki bahasa sendiri. Dan ragam bahasa itu menjadi kebanggaaan kita sebagai warga Negara Indonesia.

Minggu, 07 Maret 2010

Biografi

Tessa Maulia Lenggana, dilahirkan di Bandung, pada tanggal 6 April 1989 dari Ayah Deden Rachmawan (alm.) dan Ibu Ellys Herliana. Anak kedua dari dua bersaudara.

Sekolah Dasar diselesaikan tahun 2001 di SDN Banjarsari III, Sekolah Menengah Pertama diselesaikan tahun 2004 di SMPN 13 Bandung, dan selanjutnya menyelesaikan Sekolah Menengah Atas tahun 2007 di SMAN 5 Bandung. Pada tahun 2007 hijrah ke Jakarta menyusul orang tua yang terlebih dahulu pindah dikarenakan tuntutan pekerjaan. Dan alhamdullilah sampai sekarang, masuk ke Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen Gundarma.

Selasa, 02 Maret 2010

Apa itu Penalaran ?

Penalaran secara literal Bahasa Inggris adalah reasoning. Berasal dari kata reason, yang secara literal berarti alasan. Berarti reasoning atau to reason adalah memberikan/memikirkan alasan.

Mungkin beberapa dari kita masih belum memahami betul apa arti penalaran. Apakah orang yang salah nalar berarti orang bodoh? Tidak. Orang salah nalar bisa terjadi karena strategem (kecohan yang bertujuan tertentu), salah nalar (reasoning fallacy), atau salah nalar karena aspek kemanusiaan. Jadi, bedakan antara penalaran dan kebodohan.

Penalaran dari aspek teoritis dapat didefinisikan sebagai proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi suatu keyakinan terhadap pernyataan atau asersi.

Tujuan dari penalaran adalah untuk menentukan secara logis dan objektif, apakah suatu pernyataan valid (benar atau salah) sehingga pantas untuk diyakini atau dianut.

Dari definisi dan tujuan, dapat dilihat bahwa penalaran digunakan untuk mengevaluasi apakah suatu pernyataan itu dapat diyakini atau dianut. Atau kembali secara literal, kita melihat alasan (reason) dibalik suatu pernyataan.

Disini akan saya kaitkan secara langsung dengan contoh. Pemimpin teroris mengatakan bahwa orang-orang diluar dari orang golongannya adalah kafir dan halal untuk dibunuh. Kalau kita tanya ke pemimpin teroris, kenapa Pak pimpinan teroris? Jawabannya, karena tertulis bahwa yang diluar jalan kita, adalah kafir. Atau mungkin jawaban lainnya, saya ini pimpinan yang dipilih oleh kekuasaan yang lebih tinggi. Kalian bisa percaya kekuasaan tertinggi, maka kalian harusnya bisa percaya kata-kata saya.

Contoh diatas menjelaskan bahwa pemimpin teroris membuat pernyataan. Pernyataan ini digunakan untuk membentuk keyakinan. Pernyataan dari pemipin teroris beserta alasannya perlu kita kaji dengan menggunakan penalaran. Penalaran akan menentukan apakah pernyataan dari pimpinan teroris ini layak untuk kita yakini atau tidak.

Sekarang kita mulai melakukan pembahasan mengenai penalaran.

Bila dilihat dari definisi teori, maka ada 3 komponen pembentuk penalaran yaitu, pernyataan (asersi), keyakinan, dan argumen. Pernyataan merupakan masukan (input) dari penalaran. Argumen merupakan proses dari penalaran, yaitu proses saling menginferensikan pernyataan-pernyataan yang ada. Kemudian, keyakinan bahwa pernyataan konklusi valid adalah keluaran (output) dari penalaran.

Argumen merupakan serangkaian asersi beserta inferensi atau penyimpulan yang terlibat didalamnya, merupakan poin penting dalam penalaran. Argumen ini merupakan bukti rasional akan kebenaran suatu pernyataan. Berarti, argumen berfungsi untuk memelihara, membentuk, atau mengubah keyakinan.

Diatas terlihat bahwa argumen terdiri dari asersi. Asersi adalah penegasan tentang sesuatu hal atau realitas yang dinyatakan dalam bentuk kalimat atau ungkapan. Asersi ini harus dikuantifikasikan untuk membatasi asersi universal/umum menjadi spesifik dan menentukan hubungan inklusi, eksklusi, saling-isi.

Pengkuantifikasian ini adalah: sedikit, banyak, tak semua, beberapa, semua

Penyajian asersi akan lebih baik bila berdasar bentuk daripada makna. Contoh berdasar makna: Semua dosen adalah pendidik. Berdasar makna, orang akan melihat makna asersi daripada bentuknya. Contoh berdasar bentuk: semua A adalah B. Bila berdasar bentuk, A atau B kita ganti dengan apapun, asersi itu akan tetap benar.

Hubungan asersi:

Asersi inklusi: semua A adalah B, tidak semua B adalah A

Asersi ekslusi: tidak satupun A adalah B, tidak satupun B adalah A

Asersi saling isi: Beberapa B adalah A (bila menggunakan diagram venn, akan lebih terlihat bahwa Ada himpunan B dan A, dimana ada potongan antara B dan A)

Bila menggunakan himpunan, maka akan terlihat perbedaan antara bersertifikat akuntan publik dan akuntan publik bersertifikat. Asersi pertama menunjukkan bahwa ada himpunan orang-orang bersertifikat, salah satunya adalah akuntan publik (himpunan bersertifikat dokter, bersertifikat dosen, bersertifikat guru, bersertifikat akuntan publik). Asersi kedua berarti ada himpunan akuntan (akuntan, akuntan publik, akuntan pajak), dan dalam akuntan publik, ada akuntan publik bersertifikat dan akuntan publik tidak bersertifikat. Disini terlihat bahwa beda asersi, maknanya bisa berbeda.

Ada beberapa jenis asersi, yaitu asumsi, hipotesis, dan pernyataan fakta. Asumsi adalah asersi yang kebenarannya tidak diketahui, tetapi kita yakini benar. Hipotesis adalah asersi yang kebenarannya belum teruji. Pernyataan adalah fakta, adalah asersi yang kebenarannya jelas diketahui. Fungsi asersi ini adalah untuk pernyataan premis atau konklusi.

Keyakinan adalah kebersediaan untuk menerima bahwa suatu asersi adalah benar tanpa memperhatikan apakah argumen valid atau tidak atau apakah asersi tersebut benar atau tidak.

Properitas keyakinan terdiri dari:

•Keadabenaran: suatu keyakinan 'proper' bila ada kebenarannya

•Bukan pendapat: suatu keyakinan harus bukan merupakan pendapat seorang (paling tidak pendapat seorang yang sudah disetujui bersama-sama)

•Bertingkat: ada tingkatan keyakinan (tidak yakin-yakin sekali)

•Berbias: keyakinan bisa berbeda-beda tiap orang, dipengaruhi berbagai hal (contoh, keyakinan bahwa ajaran suatu agama paling benar)

•Bermuatan nilai: keyakinan dilekati nilai-nilai (etika, moral, agama)

•Berkekuatan: kekuatan keyakinan orang.

•Veridikal: kesesuaian keyakinan dengan kenyataan.

•Berketertempaan: keyakinan harus tidak mudah untuk diubah.

Argumen terdiri dari Argumen deduktif, dan nondeduktif (induktif, analogi, sebab akibat).

Argumen deduktif adalah argumen yang simpulannya diturunkan dari serangkaian asersi umum yang disepakati atau dianggap benar (disebut premis baik major maupun minor). Pada umumnya berstruktur silogisma sehinga disebut argumen logis (logical argument).

Contoh:
Semua binatang menyusui berparu-paru. Kucing adalah binatang menyusui. Kesimpulannya, kucing berparu-paru.

Kriteria kebenaran argumen deduktif ini adalah kelengkapan, kejelasan (apakah artinya jelas), validitas (konklusi mengikuti premis), keterpercayaian (premis dapat dipercaya).

Kebenaran konklusi dalam argumen deduktif adalah kebenaran logis bukan kebenaran empiris (realitas).

Kriteria kebenaran logis: semua premis benar, konklusi mengikuti semua premis, semua premis dapat diterima.

Argumen induktif adalah argumen yang simpulannya merupakan perampatan atau generalisasi dari keadaan atau pengamatan khusus sebagai premis. Generalisasi menjadikan argumen induktif merupakan argumen ada benarnya (plausible argument) bukan argumen pasti benarnya atau logis (logical argument).

Contoh argumen induktif: Kebanyakan orang Jawa Timur berani bicara. Wardoyo orang Jawa Timur. Kesimpulannya, Wardoyo berani berbicara. Argumen ini boleh jadi benar atau belum tentu benar (untuk meyakinkan, perlu dilekati confidence level, misalnya 95%).

Argumen Analogi: Argumen yang menurunkan konklusi atas dasar kemiripan karakteristik, pola, fungsi, atau hubungan unsur suatu objek yang disebutkan dalam asersi. Kemiripan ini merupakan hubungan konseptual bukan hubungan fisis atau keidentikan. Analogi ini memiliki kelemahan, karena bagaimanapun juga apa yang dianalogikan memiliki banyak kelemahan. Perbedaan yang melemahkan konklusi sering disembunyikan, padahal perbedaan sering lebih dominan daripada kemiripan.

Argumen Sebab Akibat: Argumen untuk mendukung bahwa perubahan faktor tertentu disebabkan oleh faktor yang lain. Kriteria penyebaban: Faktor sebab bervariasi dengan faktor akibat (efek), faktor sebab terjadi sebelum atau mendahului faktor akibat, tidak ada faktor lain selain faktor sebab yang diidenfikasi.